Loading...

11 Ton Beras Merah Indonesia Tembus Pasar Amerika

14:49 WIB | Thursday, 25-January-2018 | Karantina | Penulis : Kontributor

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, beras merah (Oryzae glaberima) banyak diburu dan diminati masyarakat baik dalam maupun luar negeri. 

 

 

 

Beras merah memiliki kandungan gizi yang lebih beragam dari pada beras putih yaitu : Karbohidrat, Serat, Vitamin B, Magnesium, fosfor dan kalsium, dan Kalium.

 

Kandungan gizi yang kaya membuat harga beras merah lebih tinggi daripada beras putih. Hal tersebut membuat petani-petani di Bali mengambil peluang denganl memasarkan beras merahnya ke luar negeri.   Pada 23 Januari 2018 dilakukan ekspor perdana 11 ton beras merah ke Oakland, Amerika.

 

Peran karantina dalam mendukung akselerasi ekspor adalah  memastikan beras merah yang akan di ekspor yersebut sehat, aman dikonsumsi dan sesuai dengan persyaratan ekspor dari negara tujuan ( Amerika).

 

Dari hasil pemeriksaan fisik dan kelengkapan dokumen yang dilakukan M Jaeni (POPT Karantina Surabaya), beras merah tersebut bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), sehingga dapat diterbitkan Phytosanitary Certificate (PC) dan dapat diberangkatkan ke Amerika melalui Pelabuhan Laut Tanjung Perak - Surabaya. Herny

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162