Loading...

Aplikasi Digital Pemasaran Produk Pertanian

17:13 WIB | Monday, 22-February-2016 | Agri Wacana, Kolom | Penulis : Kontributor

Pemerintah sedang berupaya membuat terobosan agar gejolak harga pangan tidak terus terjadi, yang pada akhirnya akan merugikan konsumen dan sama sekali tidak memberi keuntungan pada petani. Salah satu gagasan yang sekarang sedang digodok dan dimatangkan adalah membuat aplikasi pemasaran produk pertanian. Dengan teknologi ini diharapkan harga pangan bisa lebih terjangkau karena peran pedagang perantara akan dipangkas, sehingga petani dan konsumen bisa mendapatkan harga produk pangan yang lebih baik.

 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, upaya ini merupakan tindak lanjut dari permintaan Presiden Jokowi agar menteri terkait bisa membuat kebijakan yang adil bagi petani, pedagang dan konsumen. Oleh karena itu, Darmin berharap segera muncul teknopreneur digital yang bersedia dengan serius mengharap peluang ini. Aplikasi digital ini diharapkan bersifat sederhana dan ramah pengguna agar para petani dan pedagang bisa menggunakan dengan mudah. Melalui aplikasi ini diharapkan volume perdagangan produk pertanian melalui media digital juga bisa meningkat, sekaligus memberi keuntungan yang lebih baik untuk petani dan pedagang.

 

Kita semua tentu menyambut gembira semua upaya untuk membela dan melindungi kepentingan petani. Langkah apapun yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani pasti akan kita sambut dengan antusias. Namun demikian tentu kita berharap, langkah yang ditempuh benar-benar efektif dan memberi hasil. Banyak langkah sudah ditempuh, di antaranya menguatkan peran Bulog, namun ternyata sampai saat ini hasilnya belum kelihatan. Demikian juga operasi pasar yang sering dilakukan, hanya menjadi terapi kejut yang hasilnya sesaat saja.

 

Oleh karena itu, kita berharap aplikasi digital yang digagas pemerintah benar-benar bisa terwujud dan akan memberi dampak positif bagi kesejahteraan petani. Meskipun bukan berarti pesimis terhadap prospek penerapan aplikasi ini, yang jelas kita juga harus mengingatkan bahwa tidak semua petani mampu menggunakan teknologi digital berbasis internet. Kalau pun gagasan ini mau diwujudkan maka perlu dipikirkan cara agar para petani kecil, yang seharusnya menjadi target utama program ini, bisa memanfaatkan aplikasi ini. Tidak ada artinya bila aplikasi ini hanya bisa diakses dan dimanfaatkan oleh petani mapan, yang sebenarnya tidak terlalu terpengaruh gejolak harga produk pertanian. Atau sebaliknya, aplikasi ini justru hanya dimanfaatkan oleh pedagang, yang pada akhirnya tidak membawa manfaat bagi petani.

 

Kita tunggu aplikasi ini diluncurkan dan semoga memberi manfaat bagi semua pihak.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162