Loading...

Balai Besar Litbang Pasca Panen Siap Latihkan Teknologi Pengolahan Non Beras

09:50 WIB | Thursday, 20-October-2016 | Olahan Pasar | Penulis : Ahmad Soim

Endang S Thohari (photo Atas). Beras sosoh jagung putih (photo bawah)

 

 

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen (BB LItbang Pasca Panen) milik Kementerian Pertanian memiliki banyak teknologi pengolahan pangan non beras.

 

 

 

“Kami gembira BB Litbang Pasca Panen ini terbuka untuk pelatihan teknologi diversifikasi pangan buat ibu-ibu dan usaha kecil menengah,” kata Endang S Thohari pengurus pusat Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) saat Diskusi Diversifikasi Pangan dalam Mendukung Kedaulatan Pangan Indonesia di Balai ini (18/10).

 

Beberapa teknologi pasca panen non beras yang dipamerkan dan dipaparkan  BB LItbang Pasca Panen dalam diskusi ini di antaranya adalah teknologi tepung cassava (ubi kayu) BIMO (biologically Modified), teknologi pembuatan nasi surgum instan, tepung dari sukun dan pisang, tepung komposit dan pati, aneka mi dari tepung non beras, teknologi tempe non kedelai, teknologi pengolahan mi sagu, dan beras sosoh jagung putih.

 

Para ibu-ibu PKK, wanita pengusaha pangan, pengusaha binaan BB LItbang Pasca Panen, dan aktivis wanita hadir dalam diskusi ini.  Mereka antusias untuk bekerjasama dengan BB Litbang Pasca Panen melatih teknologi pengolahan non beras untuk keperluan rumah tangga dan komersial.

 

 Noura Dian salah seorang wanita muda yang hadir dalam diskusi ini mengatakan ibu-ibu perlu dilibatkan perannya secara maksimal dalam pengembangan dan pemasyarakatan pangan olahan beras atau diversifikasi pangan ini untuk kedaulatan pangan Indonesia. Som

 

Editor : Ahmad Soim

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162