Loading...

Percepat Sergap, Isi CBP Bumi Jawara

21:36 WIB | Thursday, 05-July-2018 | Nusantara | Penulis : Kontributor

Rapat Koordinasi Subdivre Banten Untuk Sergap Petani

Berbagai daerah sentra produksi terus mempercepat penyerapan gabah (sergap), guna mengisi cadangan beras pemerintah (CBP) hingga akhir tahun mendatang. Minggu ini giliran Bumi Jawara Banten, khususnya Subdivre Lebak yang siap menyergap gabah milik petanii.

 

Dengan dipimpin oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Agung Hendriadi, Tim Serap Gabah melakukan rapat koordinasi terlebih dahulu. "Sub Divre ini kan membawahi Lebak dan Pandeglang. Nah,  saya dapat laporan dari Dinas Pertanian Provinsi bahwa panen di dua wilayah ini masih tinggi, makanya saya kemari dan  benar masih banyak panen dimana-mana," jelas Agung.di kantor Sub Divre Lebak, Provinsi Banten, Kamis, (5/07).

 

Agung menegaskan bahwa potensi panen di Pandeglang dan Lebak di bulan Juli dan Agustus  sebesar 91,9 ribu ton dan 94 ribu ton  setara beras."Dengan potensi tersebut, ini menjadi peluang emas bagi kita semua untuk membantu Bulog dalam percepatan pengadaan beras untuk mengisi cadangan pangan," tambah Agung.

 

Kepala BULOG  Sub divre Lebak, Sajaka juga optimis  serapan gabah/beras di wilayahnya bisa terealisasi seperti yang ditargetkan yaitu 22,8 ribu di bulan Juni s.d Agustus. "Kita akan terus upayakan serapan beras ke petani agar target Sergap di Lebak dan Pandeglang tercapai," ujar Sajaka.

 

Petani Siap

 

Sementara itu, Ketua Gapoktan Sinar Malimping, H.Ati Muflihat  menyampaikan kesiapannya mendukung percepatan serapan gabah/beras."Panen masih banyak di bulan ini, kami sanggup bekerjasama. Sekarang pun saya akan PO ( purchasing order ) 100 ton," ujar Ati Muflihat.

 

Tidak hanya itu saja, 7 Gapoktan yang hadir dalam rakor juga telah menandatangani PO yang sama sehingga diperoleh 270 ton setara beras pada hari itu.

 

Agung yang menyaksikan langsung penandatanganan PO antara Gapoktan dan Sub Divre Bulog, berharap agar penjualan beras ke Bulog terus dilakukan. "Saya berharap tidak hanya hari ini saja ya PO-nya, pekan depan setelah realisasi ajukan PO baru lagi ke Bulog," ujar Agung. dibarengi dengan anggukan kesanggupan dari pekik spontan dari Ati dan anggota Gapoktan lainnya.

 

Agung juga menyampaikan dalam rangka percepatan sergap, harus dilakukan 6 langkah. Pertama, mempermudah dan memperluas kerjasama antara bulog dengan mitra. Kedua, memperbesar volume kontrak/order. Ketiga, Fokus pada beras medium minimal 1 juta ton pada bulan Juli-Agustus.

 

Keempat, mempercepat realisasi order dengan turun ke lapangan. Kelima, pembelian gabah/beras tidak kena pajak penghasilan pasal 22,dan Keenam,koordinasi gapoktan dan mitra dengan Bulog agar mempercepat pengadaan.

 

Agung yang didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Benny Rahman mengajak seluruh peserta rakor yaitu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Kepala BPTP Provinsi Banten, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lebak, Dinas Pertanian dan Perkebunan Lebak, Kepala Sub Divre Lebak, turun langsung ke lapangan memanfaatkan potensi panen di bulan Juli-Agustus ini agar target serapan gabah tercapai.

 

 

 

 

 

Editor : Gesha

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162